Kamis, 26 Mei 2011

GAPOKTAN ANGSANA MEKAR CIBODAS AJUKAN ALSINTAN HAND TRAKTOR

BPBTPHPACET.COM - Salah satu sarana produksi yang penting dan strategis dalam mendukung keberhasilan buidaya tanaman padi adalah alat dan mesin pertanian (Alsintan). Peranan alat dan mesin pertanian dalam sistem budidaya tanaman menjadi sangat penting karena tuntutan perkembangan teknologi. Penggunaan alat dan mesin pertanian yang tepat dan layak pakai akan meningkatkan dayaguna dan hasil budidaya tanaman, pendapatan petani serta menunjang kelestarian sumber daya alam dan lingkungan.

Pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan), yang bersifat labor saving technology, dirasakan telah menggeser penggunaan tenaga manusia dan ternak. Mesin-mesin pertanian mempunyai hubungan saling mengganti (substitusi) dengan manusia dan bersifat komplemen terhadap lahan. Kedua sifat hubungan tersebut sangat jelas terlihat pada usahatani padi di Indonesia. Sebagai contoh, penggunaan hand tractor dan power threser sebagai pengganti tenaga manusia dan ternak.

Berdasarkan hal tersebut pengurus gabungan kelompok tani Angsana Mekar Desa Cibodas mengajukan alat dan mesin pertanian berupa hand traktor. Dengan tujuan untuk; memberikan pengetahuan pada anggota tentang pentingnya efisiensi tenaga kerja dengan pemanfaatan alat mesin pertanian berupa traktor untuk pengolahan tanah sawah. Mengurangi biaya tenaga kerja waktu pengolahan tanah. Meningkatkan produktivitas usaha padi sawah. Meningkatkan pendapatan usaha tani padi sawah khususnya di wilayah Desa Cibodas Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur.

Menurut Ketua Gapoktan Enung Apandi, “alsintan sangat diperlukan, sehingga kedepan permasalahan yang dihadapi terutama saat pengolahan tanah dapat segera teratasi, selain itu pengelolaan alsintan akan dilakukan dengan sistem unit pelayanan jasa alsintan” semoga ajuan tersebut dapat segera teralisasi.

 

Selasa, 24 Mei 2011

GREEN HOUSE ANDALAN PENANGKAR KENTANG DI GAPOKTAN CIPENDAWA

BPBTPHPACET.COM - Budidaya kentang di Indonesia sebagian besar masih menggunakan benih yang berasal dari sisa kentang konsumsi. Sehingga mutunya pun kurang baik.

Kentang sekarang terus dikembangkan di Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur terutama di Gapoktan Multi Tani Jaya Giri Desa Cipendawa. Penangkaran pun dilakukan untuk memperoleh bibit yang bermutu, sehat dan sesuai dengan kondisi agroklimatologi Kecamatan Pacet.

Untuk meningkatkan mutu hasil penangkaran kentang Gapoktan Multi Tani Jaya Giri membuat Green House yang cukup megah dengan desain yang menarik, dengan ukuran 6 x 23 m2 yang terbuat dari bahan bambu. Yang memiliki kapasitas lebih kurang 1600 plot.

Harapan dengan dibangunnya Green House untuk penangkaran kentang adalah terjaminnya mutu dan kualitas benih kentang, sehingga kedepan Pacet merupakan salah satu pemasok benih yang bermutu dan unggul.

Bila berminat tentang informasi lebih lengkap tentang kentang ini, silahkan hubungi kami.

Senin, 23 Mei 2011

PEMBUKAAN SL GAP WORTEL DI SUKATANI

BPBTPHPACET.COM - Wortel merupakan salah satu komoditas unggulan dari Desa Sukatani Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur. Karena merupakan suatu unggulan, pertani harus benar-benar bisa menerapkan tata cara penanaman yang baik dan benar sesuai dengan ketentuan Good Agricultural Practices (GAP).

Atas dasar tersebut, sangat tepat sekali pemerintah Kabupaten Cianjur dalam hal ini adalah Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Cianjur menyalurkan program pada sentra komoditas unggulan wortel seperti di Desa Sukatani.

Isu-isu yang mengharuskan petani memahami tentang penerapan GAP adalah, karena sudah diterapkan era perdagangan bebas yang sekarang melanda negara ini.

Adapun waktu pelaksanaan SL GAP Wortel adalah hari Senin (23/05/2011) yang bertempat di kebun kelompok tani Giri Manis Desa Sukatani Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur mulai dari jam 07.00 WIB sampai dengan jam 14,00 WIB pada kordinat 6o44’41.639 “S – 107o01’20.282 “E dengan HAE 1,303.82 m.

Hadir pada kesempatan tersebut dari Dinas Pertanian Kabupaten Ir. Mohamad Sobur (Kepala Seksi Bina Sarana Produksi Tanaman Hortikultura), Solihin, STP (Kepala Seksi Bina Perlindungan Tanaman Hortikultura), Kepala Balai (Toni) dan seluruh penyuluh pertanian Kecamatan Pacet. sedangkan peserta sekolah lapang sebanyak 14 orang.

Menurut PPL Desa Sukatani Abdul Sidik, SP.,MMA. “Harapan dari program sekolah lapang GAP Wortel ini adalah, agar petani mampu memahami dan bisa menerapkan teknik-teknik penanaman wortel yang sesuai dengan anjuran GAP untuk menuju persaingan di pasar global”. Sekolah lapang ini akan dilakukan sebanyak 8 kali pertemuan dimana 4 kali dibiaya oleh program pemerintah dan 4 pertemuan dilakukan oleh swadaya kelompok.

Kamis, 19 Mei 2011

DAMPINGI PETANI, BENAHI ADMINISTRASI

BPBTPHPACET.COM Petani harus dituntut memiliki jiwa dan sikap sebagai pemimpin, dengan tingat manajemen yang disesuaikan dengan kebutuhan kelompok tani.

Salah satu yang perlu dan harus diperhatikan adalah pembenahan administrasi kelompok, mulai dari pembukuan, penataan sekretariat, sampai penataan ulang kepengurusan sangat penting.

Berdasarkan hal tersebut pada hari ini (19/05/2011) PPL/THLTBPP Desa Sukatani Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur (red: Abdul Sidik, SP.,MMA) bertempat di kelompok tani Giri Manis melakukan pembinaan dan pembenahan administrasi kelompok.

Pembinaan tersebut dimaksudkan sebagai upaya menuju petani mandiri dan profesional ditingkat kelompok tani, para pengurus mampu mengelola permasalahan administrasi kelompok tani baik secara internal maupun eksternal.

Pembinaan tersebut dilakukan pada seluruh pengurus kelompok tani dan 12 anggota lainnya. Yang dimulai sejak pukul 14.00 WIB sampai dengan 17.30 WIB. Bertempat di sekretariat kelompok tani Giri Manis.

Semoga dengan pembenahan dan pembinaan administrasi tersebut petani semakin mampu mengelola kelompok dan anggotanya untuk menuju kelompok tani yang mandiri dan profesional.

Rabu, 18 Mei 2011

PETUGAS DAN POKTAN IKUTI SOSIALISASI PROGRAM IRIGASI

BPBTPHPACET.COM – Air tanah merupakan salah satu pilihan sumber air yang dapat dikembangkan untuk pertanian, khususnya untuk wilayah Kecamatan Pacet yang mayoritas pertanian hortikultura sayuran.

Berdasarkan hal tersebut petani dan petugas Desa Sukatani, Desa Ciherang dan Desa Cipendawa mengikuti sosialisasi program pengembangan irigasi tanah dangkal dan pengembangan air permukaan  yang diikuti oleh seluruh kelompok tani dan petugas yang mendapat program pengairan untuk pangan dan hortikultura se-Kabupaten Cianjur.

Tempat pelaksanaan yaitu di Aula Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Cianjur mulai dari jam 08.00 WIB sampai dengan jam 14.30 WIB. Adapun tujuan dari program ini adalah: meningkatkan ketersediaan air irigasi pada lahan pertanian, terutama pada lahan kering dan tadah hujan, meningkatkan IP (Intensitas Pertanaman), luas tanam, dan produktivitas usaha tani dan meningkatkan kualitas produksi pertanian dan pendapatan petani.

Selain sosialisasi program pengembangan irigasi tanah dangkal dan pengembangan air permukaan juga dilakukan penandatanganan kerjasama antara ketua kelompok penerima bantuan sosial dengan pejabat pembuat komitmen (PPK) yang diketahui oleh kuasa pengguna anggaran (KPA) Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Cianjur.

Semoga sosialisasi dan pelaksanaan program kedepan menjadi salah satu langkah nyata dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan usahatani petani di Kecamatan Pacet.